Fakultas Ekonomika & Bisnis Untag Semarang
Kendal, 5 Mei 2025 — Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri, telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FEB Untag Semarang dan PT Dae Young Textile, salah satu perusahaan terkemuka di bidang tekstil yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.
Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperluas kerja sama industri, khususnya dalam mendukung program link and match antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. MoU ini mencakup berbagai bidang kerja sama, seperti penyediaan tempat magang bagi mahasiswa, program pelatihan kerja, pengembangan kurikulum berbasis industri, hingga peluang riset bersama yang dapat memberikan dampak signifikan bagi kedua belah pihak.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari FEB Untag Semarang dan pihak manajemen PT Dae Young Textile. Dalam sambutannya, perwakilan institusi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri, dan mampu bersaing di pasar kerja global.
Sementara itu, perwakilan PT Dae Young Textile menyambut baik kerja sama ini dan berharap kolaborasi dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor tekstil. Dengan pengalaman panjang sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ekspor tekstil berkualitas internasional, PT Dae Young Textile optimis dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan keterampilan tenaga kerja muda Indonesia.
Penandatanganan MoU ini membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen untuk:
✅ Mendapatkan pengalaman praktis di lingkungan kerja nyata
✅ Memahami perkembangan teknologi terbaru di bidang tekstil
✅ Berpartisipasi dalam riset terapan bersama industri
✅ Memperluas jejaring kerja di sektor manufaktur tekstil
Kerja sama ini juga memperkuat posisi Kawasan Industri Kendal sebagai salah satu pusat pengembangan industri di Jawa Tengah yang membuka diri terhadap kolaborasi dengan lembaga pendidikan. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, diharapkan akan tercipta ekosistem inovasi yang mendorong pertumbuhan industri lokal sekaligus meningkatkan daya saing nasional.
Kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong kemitraan antara pendidikan tinggi dan industri. Industri tekstil, sebagai salah satu sektor penyumbang devisa terbesar di Indonesia, memerlukan SDM yang terampil, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan pasar global.
Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan akan tercipta program-program bersama yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada penguatan daya saing industri nasional di masa depan.
Fakultas Ekonomika & Bisnis
Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
Kampus I
Kampus Ii