Edit Content
Click on the Edit Content button to edit/add the content.

BERITA

FAKULTAS EKONOMIKA & BISNIS UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG

Kunjungan dan Tanda Tangan MoU Dekan Fakultas Ekonomika & Bisnis Untag Semarang

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jamune Bu’e bentukan para ibu dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB), mendapat kunjungan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.

Dinilai memiliki semangat dalam memberdayakan peranan kaum wanita, Kampung Jamune akan mendapat pendampingan khusus selama enam bulan ke depan, oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Untag Semarang, Nurhayati mengatakan, kerja sama yang dijalin dengan KUB Jamune Bu’e, sebagai upaya untuk melestarikan warisan ramuan dari leluhur.

Tim dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, berencana melakukan diversifikasi, sehingga dapat membantu meningkatkan pangsa pasar Jamune Bu’e ke berbagai kalangan.

“Pendapatan ibu-ibu juga bisa meningkat, ketika KUB yang dijalankan itu berkembang pesat,” katanya, saat meninjau pondok Jamune Bu’e, di Dracik, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Senin (16/1/2023).

Bentuk pendampingan yang akan diberikan antara lain : manajemen usaha, pengelolaan keuangan hingga meningkatkan pangsa pasar melalui pemasaran berbasis digital.

“Dalam praktiknya, selama ini mereka masih menemui permasalahan. Mulai dari skala produksi yang masih terbatas, pengemasan yang kurang menarik dan hasil olahannya pun kurang beragam,” jelasnya.

Ia mengimbau, agar ada keragaman produk dan pengemasan yang lebih menarik, sehingga pemasaran dapat dilakukan hingga ke mancanegara.

“Untuk memajukan usaha, perlu ada integritas dari seluruh anggota, memiliki kesamaan pola pikir bahwa usaha yang dirintis adalah milik bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam peningkatan sarana prasarana penunjang dapat dilakukan oleh berbagai pihak, salah satunya melalui peran perbankan yang didukung pemerintah setempat.

Pendiri KUB Kampung Jamune Bu’e, Sukoningsih mengatakan, seluruh anggota menyambut baik program diversifikasi yang digagas pihak Untag. “Kami siap berkolaborasi demi kemajuan Kampung Jamune Bu’e,” katanya.

Untuk meningkatkan pangsa pasar secara online, memang membutuhkan SDM yang mumpuni di bidang teknologi informasi.

“Para ibu memang kurang menguasai teknologi digital, sehingga kami saat membutuhkan pihak yang bisa mendukung dalam pemasaran online. Sementara kaum ibu hanya memiliki semangat tinggi untuk mengembangkan usaha,” terangnya.

Untuk memasarkan produk, seperti beras kencur, kunir asam dan lainnya, tim pemasaran melakukannya secara konvensional.

“Kami datang langsung membawa produk ke kantor-kantor untuk dibeli atau dipesan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan melakukan pembenahan di sekitar pondok Kampung Jamune Bu’e. “Pasca banjir kemarin hampir semuanya hancur, seperti taman jamu, warung juga terkena hempasan banjir,” ujar dia.

Lurah Proyonanggan Selatan, Bambang Pitono menerangkan, setelah kerja sama terjalin antar kedua belah pihak, ke depan kemampuan para ibu akan semakin terasah dan secara ekonomi pendapatan pun akan meningkat. 

https://www.smol.id/news/pr-716644098/kunjungan-dan-tanda-tangan-mou-dekan-fakultas-ekonomika-dan-bisnis-untag-semarang-dengan-kampung-jamune-bue

feb@untagsmg.ac.id

Informasi Kontak

Kampus I : JL. Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Semarang

Kampus II : JL. Imam Bonjol No 161, Pendrikan Kidul, Semarang Tengah, Semarang

Pelayanan Offline

Senin – Jumat : 08.00 – 15.00

Sabtu : 08.00 – 13.00

Maps

©2020. Fakultas Ekonomika & Bisnis Untag Semarang Reserved