FEB Untag Semarang Fasilitasi Mahasiswa Kembangkan Kewirausahaan

Jumat, 06 Desember 2019

Administrator

Kewirausahaan

Dibaca: 326 kali

Dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 maka dibutuhkan wirausahawan yang tangguh, yaitu inovatif, kreatif dan bisa menjaga integritas. Untuk mengarah ke sana, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang memfasilitasi para mahasiswanya yang sedang menempuh mata kuliah kewirausahaan 1 dan 2 agar menjadi wirausahawan yang berkompeten, yaitu dengan melakukan praktik baik dalam bentuk seminar maupun ekspo kewirausahaan seperti yang digelar di kampus Untag baru-baru ini.

Hal itu disampaikan Dekan FEB Untag Semarang Dra Nurchayati MM Akt pada acara seminar kewirausahaan dan ekspo kewirausahaan yang digelar di kampus Untag Bendan Duwur Semarang. Seminar yang bertajuk “Tantang Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Kewirausahaan pada Revolusi Industri 4.0”, yang diadakan di aula FEB, menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah Dr. Prasetyo Ariwiwibowo SH MSos dan alumni sukses Dr Masrukan Kholil SE MM. Seminar dimoderatori dosen senior Untag Dr Adi Eko Priyono SE MSi. Sementara di plasa kampus Untag telah diadakan ekspo dari berbagai produk kreatif yang dijajakan atau dipamerkan oleh para mahasiswa.

Nurccahyati menyampaikan bahwa mahasiswa juga akan dibimbing agar mendapatkan hibah, seperti yang dilakukan oleh kaka kelasnya yang telah memenangkan hibah, yaitu pada tahun 2017 ekspo bisnis di Pontianak, 2018 di Bogor, dan 2019 mahasiswa FEB Untag sedang berlaga di Batam, mudah-mudahan akan menjadi juara lagi.

Tiap Tahun

Rektor Untag Semarang Prof Dr Suparno MSi saat membuka seminar dan ekspo kewirausahaan mengatakan, memang tidak dipungkiri hadirnya revolusi industri 4.0. Karena itu ada pepatah “setiap manusia hidup dan lahir pada zamannya” maka mau tidak mau, suka tidak suka kita harus mengikuti, karena kalau tidak kita akan tergerus oleh zaman. Untuk itu kegiatan ini harus didukung dan setuju untuk dilakukan setiap tahun, karena kegiatan ini dapat digunakan sebagai wahana untuk mendidik dan membentuk karakter mahasiswa agar menjadi interpreneur atau wirausahawan yang andal.

Rektor juga meminta agar kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan berbagai inovasi, mengingat minat mahasiswa makin besar. Hal ini dapat dilihat dari minat para peserta yang hadir, dibandingkan tahun sebelumnya. Di samping itu, dia juga meminta mahasiswa diberikan bimbingan yang intensif, karena dengan makin banyak mahasiswa yang mengikuti lomba akan membangkitkan semangat kreativitas mereka (SM, 24/11/2019).

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas