Awali Perkuliahan, FEB UNTAG Semarang Edukasi Mahasiswa Baru tentang Pasar Modal

Kamis, 05 September 2019

Administrator

Fakultas

Dibaca: 49 kali

Mengawali perkuliahan mahasiswa baru tahun akademik 2019-2020, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang  pada hari Sabtu 30 Agustus 2019 menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Arti Kemerdekaan di Pasar Modal Indonesia”. Acara yang berlangsung di Aula FEB Untag Semarang dibuka secara resmi oleh Rektor UNTAG Semarang Prof. Dr. Suparno MSi. Turut mendampingi Wakil Rektor II Dra. Giyah Yuliari MM, Wakil Rektor III Drs. Harsaya MSi, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Retno Mawarini Sukmariningsih SH MHum. Pejabat struktural fakultas yang hadir antara lain Dekan FEB Dra. Nurchayati SE MM Ak CA, Wakil Dekan I Drs. Agung Wibowo SE MSi, Wakil Dekan II Drs. Bambang Riyadi SE MSi, Wakil Dekan III Drs. M Agung Widyowanto SE MM, dan para dosen FEB UNTAG Semarang. Kuliah umum menghadirkan pembicara Fanny Rifqi El Fuad, kepala Kantor Cabang Bursa Efek Semarang, serta dipandu dosen FEB Untag Semarang Drs. Setyobudi SE MM Ak CA.

Fanny Rifqi dalam paparannya menjelaskan saat ini bursa pasar modal Indonesia telah menjadi primadona bagi investor dari luar negeri. Pasar modal Indonesia yang telah berusia 42 tahun terbukti lebih menguntungkan dibandingkan bursa efek di negara lain seperti Singapura, Hongkong, Tokyo dan lainnya, karena pergerakan sahamnya paling tinggi, sejalan dengan tingginya tingkat konsumsi orang Indonesia. Kehadiran investor asing di satu sisi memberikan manfaat positif yakni menambah modal untuk perusahaan di Indonesia. Namun sisi lainnya apabila arus uang asing banyak ke luar, kondisi ini dapat menciptakan gejolak keuangan khususnya pasar modal Indonesia.

Menghadapi masalah ini, maka solusi tidak lain adalah memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya investasi di pasar modal. Untuk itu Bursa Efek Semarang menyambut baik upaya yang dilakukan FEB Untag Semarang dalam memberikan edukasi pasar modal kepada mahasiswa baru. Melalui semangat merayakan kemerdekaan RI ke 74, masyarakat didorong lebih banyak berinvestasi di pasar modal Indonesia  sehingga tidak dikuasai asing. Dengan demikian kemandiriannya lebih terjamin.

Menjawab pertanyaan mahasiswa baru tentang bagaimana mengetahui saham-saham yang menguntungkan, Fanny Rifky memberikan tips untuk melihat laporan keuangannya. Carilah saham-saham dari perusahaan yang menghasilkan laba, bukan saham perusahaan yang membukukan kerugian.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas